Sampang,BINRI– Pelayanan Bank Rakyat Indonesia (BRI) dinilai buruk oleh lima (5) nasabah setempat. Hal itu dikarenakan saat 5 nasabah ini mau melakukan print out buku rekening, pihak BRI Banyuates justru menunda hasilnya hingga berminggu-minggu.
Akibatnya, pelayanan yang dinilai buruk itu, dikecam oleh salah-satu aktivis Banyuates. Bahkan aktivis ini mencurigai/menduga ada permainan sistem dari pihak bank.
Salah-satu nasabah dari Kecamatan Banyuates berinisial O membeberkan, bahwa beberapa pekan ini dia menunggu hasil print out rekening. “Sementara dari pihak BRI Banyuates, masih belum ada kejelasan terkait hasil print out rekening saya,” katanya, Kamis (28/12/23).
Sedangkan O, mengajukan print out rekening pada pihak BRI Banyuates sejak (7/12/23) lalu, namun sampai sekarang masih belum informasi dari pihak BRI Banyuates. Padahal biasnya, print out rekening bisa dilakukan kisaran 10 hingga 20 menit (Kalau tidak antri).
“Jujur saya sangat kecewa dengan pelayanan di BRI Banyuates Sampang,” keluhnya.
Sementara salah-satu aktivis Banyuates Musyaffak Sandi Hidayah Ketua LPKMA DPC Sampang, yang kebetulan sebelumnya mendampingi 5 nasabah ini, menduga ada yang tidak beres pada BRI Banyuates, yakni diduga tidak kooperatif dan kurang profesional.
“Kami menduga ada permainan sistem, soalnya tidak biasanya seperti ini, hingga sampai berminggu-minggu,” ungkapnya.
Sedangkan buku tabungan kelima orang ini, kata dia, nasabah sudah diambil atau di terima oleh petugas BRI yang berinisial (I). Namun sampai sekarang, justru belum ada kejelasan terkait print out rekening.
Sedangkan media ini mencoba konfirmasi ke pihak kepala Bank BRI Unit Banyuates dengan spontan, apakah sudah ke Bank.
Padahal sudah jelas pihak nasabah suruh nunggu informasi dari pihak Banknya, namun informasi tersebut tidak kunjung datang hingga berminggu-minggu, tutupnya